ALASAN KENAPA SAYA BERHENTI KURSUS LONCAT INDAH

Hari ini adalah hari terakhir saya kursus loncat indah. Senin depan sudah tidak akan ikut lagi, kayaknya sudah cukup hanya ikut empat kali pertemuan saja, kecuali kalau saya dibolehkan menggunakan celana jeans dari terpal, tidak diwajibkan menggunakan seragam celana dalam transparan.

Saya mau bilang sebenarnya saya suka loncat indah, tetapi kalau guru kursusnya suka ngeliatin pantat saya, kamu mungkin bisa cuek, tapi saya tidak.

Boleh jadi, itu mungkin hanya dugaan saya saja, jangan-jangan guru kursus itu hanya tertarik pada tatto di belakang pahaku, tapi kemudian semuanya menjadi jelas ketika pada suatu hari ngirim sms ke saya:  “pantatmu bagus ya, kayak pantat Iwan”. Haaah? Aku langsung lemes, dan segera ingin pergi ke Pangandaran untuk menangis sendirian di sana, di sebuah kamar yang sepi. Di kamar nomor 308.

(bersambung)